Krisis di Sri Lanka (CNBC Indonesia) Krisis di Sri Lanka (CNBC Indonesia)

Prediksi PBB: Laos dan Myanmar akan menyusul Krisis Ekonomi Sri Lanka

Krisis ekonomi yang terjadi di Laos dan Myanmar berpotensisi menular di kawasan Asia Tenggara lainnya termasuk Indonesia

Banyumas.News - Prediksi PBB terkait banyaknya negara berkembang yang akan menyusul krisis ekonomi seperti dialami oleh Sri Lanka melaporkan ada dua negara berkembang dari Asia Tenggara akan menyusul bangkrutnya Sri Lanka karena terlilit hutang. 

Laporan Global Crisis Response Group PBB menyebut negara tersebut adalah Laos dan Myanmar. Diketahui Laos mengalami lonjakan utang yang mengakibatkannya harus mengemis restrukturisasi utang bernilai miliaran dolar Amerika Serikat. Keterpurukan ekonomi Laos bertambah parah karena cadangan devisanya yang makin menipis dan hanya mampu membiayai kurang dari 2 bulan impor. Mata uangnya pun jatuh 30% yang memper buruk kesengsaraan negara itu. Selain itu inflasi di Laos juga melonjak sebesar 9,9% YoY pada April 2022 seperti dilansir dari CNBC Indonesia (12/7). 

Negara lainnya adalah Myanmar, biang keladinya karena ketidakstabilan politik di Myanmar terutama seusai aksi kudeta militer pada Februari 2021 terhadap pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. Ekonomi Myanmar terkontraksi -18% pada tahun lalu dan diperkirakan tidak tumbuh pada tahun ini. Krisis ekonomi yang terjadi di Laos dan Myanmar berpotensisi menular di kawasan Asia Tenggara lainnya termasuk Indonesia.

Sumber CNBC Indonesia